Merapatkan dan
Meluruskan Shaf

Di antara sunnah
(red: petunjuk) yang banyak dilalaikan dan tidak diketahui ummat adalah
meluruskan dan merapatkan shaf. Sunnah ini telah ditinggalkan oleh mereka
sehingga nampak fenomena yang menyedihkan berupa adanya ketidakrapian shaf
dalam sholat berjama’ah. Di lain sisi, orang yang diangkat jadi imam sholat
juga tidak paham mengenai sunnah yang satu ini. Kalaupun paham, mereka tidak
berusaha mengajarkannya kepada jama’ah, -baik karena sikap acuh tak acuh mereka
terhadap sunnah atau karena sungkannya mereka kepada jama’ah yang telah
menunjuk dirinya sebagai imam sehingga takut jika posisi itu hilang darinya
ketika dia mengajarkan dan menerapkan sunnah yang mulia ini- sehingga
terjadilah kekacauan dalam barisan jama’ah yang terkadang melahirkan
perselihihan batin dan kebencian. Sebagai bentuk usaha dalam mengatasi problema
ini, kami merasa perlu untuk menjelaskan sunnah yang mahjuroh (ditinggalkan)
ini dan menyebarkannya melalui tulisan yang ringkas ini.