Tampilkan postingan dengan label Shalat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Shalat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Februari 2016


Merapatkan dan Meluruskan Shaf

 

Di antara sunnah (red: petunjuk) yang banyak dilalaikan dan tidak diketahui ummat adalah meluruskan dan merapatkan shaf. Sunnah ini telah ditinggalkan oleh mereka sehingga nampak fenomena yang menyedihkan berupa adanya ketidakrapian shaf dalam sholat berjama’ah. Di lain sisi, orang yang diangkat jadi imam sholat juga tidak paham mengenai sunnah yang satu ini. Kalaupun paham, mereka tidak berusaha mengajarkannya kepada jama’ah, -baik karena sikap acuh tak acuh mereka terhadap sunnah atau karena sungkannya mereka kepada jama’ah yang telah menunjuk dirinya sebagai imam sehingga takut jika posisi itu hilang darinya ketika dia mengajarkan dan menerapkan sunnah yang mulia ini- sehingga terjadilah kekacauan dalam barisan jama’ah yang terkadang melahirkan perselihihan batin dan kebencian. Sebagai bentuk usaha dalam mengatasi problema ini, kami merasa perlu untuk menjelaskan sunnah yang mahjuroh (ditinggalkan) ini dan menyebarkannya melalui tulisan yang ringkas ini.

 

Selasa, 22 Desember 2015

Belajar Sholat Tahajjud

Assalamu 'alaykum Warrahmatullahi Wabarakatuh,
Semangat Pagi wahai sahabat tawazun dakwah.
Mari Sahabat, kita bersama-sama belajar mengenai sholat Tahajjud. Apa itu sholat tahajjud? Bagaimana pelaksanaannya? dan apa ya kira-kira khasiat dari sholat tahajjud ini, Yuk mari kita cek di sini dan sama-sama belajar mengenai apa itu sholat tahajud:


Senin, 22 April 2013

Shalat tapi Maksiat ?




Bismillahirrahmaanirrahiim..

“Dan dirikanlah sholat ! Sesungguhnya sholat itu mencegah perbuatan keji dan munkar, dan  sesungguhnya  dzikir kepada Allah itu lebih besar (keutamaan dan pengaruhnya bagi setiap pribadi insan), dan Allah Maha Mengetahyi apa yang kamu kerjakannya. “ (Q.S. 29 Al ‘Ankabut : 45).

Allah SWT tegas mengatakan bahwa shalat mencegah perbuatan keji dan munkar, namun bagaimana bila seorang muslim rajin mendirikan shalat namun masih berzinah, atau berjudi , atau mabuk ? 
Misalkan hanya  melakukan  salah satu perbuatan maksiat tersebut diatas, jika begitu apa fungsi shalat? Apakah hanya sekedar kewajiban? Pertanyaan berikutnya, Apakah shalatnya diterima? 
atau karena ia merasa tidak mau mendapatkan dosa 2x lipat sehingga shalatnya tetap tidak ditinggalkan?