Assalamu'alaikum Saudara Tawazun
Kali ini kami dari redaksi Tawazun mencoba membahas mengenai hal berduaan dengan lawan jenis atau bisa kita sebut dengan pacaran.
Mungkin saat ini sudah menjadi tren anak muda atau remaja jaman sekarang dengan hal yang bernama pacaran. istilah pacaran mungkin sudah menjadi hal yang mendunia, sayangya pacaran atau berduaan dengan lawan jenis tidak dihalalkan dalam islam kecuali dengan mahramnya.
Kemudian remaja sekarang khusus nya remaja muslim masih banyak yang tidak menyadari akan godaan tersebut dan tidak sedikit dari mereka yang mengatasnamakan pacaran islami sebagai jalur pendekatan mereka dengan lawan jenisnya. Sebenarnya ada gak sih pacaran yang islami itu? dan kalo ga ada terus gimana cara agar bisa dekat atau melamar si Dia? Mari kita simak Dakwah Tawazun kali ini.
Mungkin saat ini sudah menjadi tren anak muda atau remaja jaman sekarang dengan hal yang bernama pacaran. istilah pacaran mungkin sudah menjadi hal yang mendunia, sayangya pacaran atau berduaan dengan lawan jenis tidak dihalalkan dalam islam kecuali dengan mahramnya.
Kemudian remaja sekarang khusus nya remaja muslim masih banyak yang tidak menyadari akan godaan tersebut dan tidak sedikit dari mereka yang mengatasnamakan pacaran islami sebagai jalur pendekatan mereka dengan lawan jenisnya. Sebenarnya ada gak sih pacaran yang islami itu? dan kalo ga ada terus gimana cara agar bisa dekat atau melamar si Dia? Mari kita simak Dakwah Tawazun kali ini.
Mungkin untuk menyukai lawan jenis sudah menjadi hal yang wajar karena sebagai makhluk hidup kita diberikan rasa cinta. Akan tetapi tidak sepatutnya kita mengikuti kenginginan tanpa didasari dengan ilmu agama. Hal tersebut bisa menjadi nafsu yang akan menjerumuskan kita ke dalam panasnya api neraka. Berduaan dengan lawan jenis telah jelas dari sejak jaman dahulu menjadi hal yang dapat menimbulkan finah. Jangankan berduaan bahkan memandangnya saja sudah dilarang seperti yang dituliskan pada Q.S An Nur 30-31:
مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ
Katakanlah (wahai Muhammad) kepada orang-orang lelaki yang beriman supaya mereka menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka sesungguhnya Allah Amat Mendalam PengetahuanNya tentang apa yang mereka kerjakan.
مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ
Katakanlah (wahai Muhammad) kepada orang-orang lelaki yang beriman supaya mereka menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka. Yang demikian itu lebih suci bagi mereka sesungguhnya Allah Amat Mendalam PengetahuanNya tentang apa yang mereka kerjakan.
وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ ۖ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا لِبُعُولَتِهِنَّ أَوْ آبَائِهِنَّ أَوْ آبَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ أَبْنَائِهِنَّ أَوْ أَبْنَاءِ بُعُولَتِهِنَّ أَوْ إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي إِخْوَانِهِنَّ أَوْ بَنِي أَخَوَاتِهِنَّ أَوْ نِسَائِهِنَّ أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُهُنَّ أَوِ التَّابِعِينَ غَيْرِ أُولِي الْإِرْبَةِ مِنَ الرِّجَالِ أَوِ الطِّفْلِ الَّذِينَ لَمْ يَظْهَرُوا عَلَىٰ عَوْرَاتِ النِّسَاءِ ۖ وَلَا يَضْرِبْنَ بِأَرْجُلِهِنَّ لِيُعْلَمَ مَا يُخْفِينَ مِن زِينَتِهِنَّ ۚ وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
Dan katakanlah kepada perempuan-perempuan yang beriman supaya menyekat pandangan mereka (daripada memandang yang haram), dan memelihara kehormatan mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka kecuali yang zahir daripadanya; dan hendaklah mereka menutup belahan leher bajunya dengan tudung kepala mereka; dan janganlah mereka memperlihatkan perhiasan tubuh mereka melainkan kepada suami mereka, atau bapa mereka atau bapa mertua mereka atau anak-anak mereka, atau anak-anak tiri mereka, atau saudara-saudara mereka, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang lelaki, atau anak bagi saudara-saudara mereka yang perempuan, atau perempuan-perempuan Islam, atau hamba-hamba mereka, atau orang gaji dari orang-orang lelaki yang telah tua dan tidak berkeinginan kepada perempuan, atau kanak-kanak yang belum mengerti lagi tentang aurat perempuan; dan janganlah mereka menghentakkan kaki untuk diketahui orang akan apa yang tersembunyi dari perhiasan mereka; dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, supaya kamu berjaya.
Bayangkan saja Saudara, dengan melihat saja kita sudah tidak dibolehkan tentu berduaan menjadi hal yang sudah melebihi dari batas yang telah ditentukan oleh Allah. swt.
Tentu dengan hal ini banyak sekali yang akan bertanya.
"Lalu bagaimana cara mendekati seorang wanita dengan cara islam?"
Maka Jawabannya telah diriwayatkan dalam surat Al-Ahzab ayat 53 :
Tentu dengan hal ini banyak sekali yang akan bertanya.
"Lalu bagaimana cara mendekati seorang wanita dengan cara islam?"
Maka Jawabannya telah diriwayatkan dalam surat Al-Ahzab ayat 53 :
وَإِذَا سَأَلْتُمُوْهُنَّ مَتَاعًا فَاسْأَلُوْهُنَّ مِنْ وَرَاءِ حِجَابٍ ذَلِكُمْ أَطْهَرُ لِقُلُوْبِكُمْ وَقُلُوْبِهِنَّ
“Dan
jika kalian meminta suatu hajat kepada mereka mk mintalah dari balik
hijab. Hal itu lbh bersih bagi kalbu kalian dan kalbu mereka.”
Subhanallah. Sesungguhnya Allah telah menuliskan semuanya di Kitab suci bagi umat manusia Al Quran. Hanya saja kita yang mungkin melupakan dan tidak membacanya dan tidak mengerti apa manfaat yang didapat di dalamnya. Maka dari itu berhati-hatilah dalam bertindak.
Subhanallah. Sesungguhnya Allah telah menuliskan semuanya di Kitab suci bagi umat manusia Al Quran. Hanya saja kita yang mungkin melupakan dan tidak membacanya dan tidak mengerti apa manfaat yang didapat di dalamnya. Maka dari itu berhati-hatilah dalam bertindak.
إِنَّ الدُّنْيَا حُلْوَةٌ خَضِرَةٌ، وَإِنَّ اللهَ
مُسْتَخْلِفُكُمْ فِيْهَا فَيَنْظُرُ كَيْفَ تَعْمَلُوْنَ، فَاتَّقُوا
الدُّنْيَا وَاتَّقُوا النِّسَاءَ، فَإِنَّ أَوَّلَ فِتْنَةِ بَنِي
إِسْرَائِيْلَ كَانَتْ فِي النِّسَاءِ
“Sesungguh dunia itu manis dan hijau dan Allah Subhanahu wa Ta’ala
menjadikan kalian sebagai khalifah di atas kemudian Allah Subhanahu wa
Ta’ala memerhatikan amalan kalian. maka berhati-hatilah kalian terhadap
dunia dan wanita karena sesungguh awal fitnah Bani Israil dari kaum
wanita.”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar